Puisi : Hanya Dengan Memandangmu

                 Hanya dengan Memandangmu

Garis bibirmu bagai sengatan listrik

Surai Hitam mu menari bersama hembusan 
angin di kala senja sore hari

Memandang siluetmu membuat kupu-kupu bertebaran dalam diriku

Jarum seakan menghujam dadaku

Rintik Air mata berselancar dipipiku

Aku bagai tersesat di gurun yang luas

Tak tahu dimana arah jalan pulang

Diriku dirasuki rasa yang samar

Hanya dengan memandangmu...

Postingan populer dari blog ini

Club Literasi

PUASA RAMADHAN